Showing posts with label Suku bangsa. Show all posts
Showing posts with label Suku bangsa. Show all posts

Tuesday, February 24, 2015

Suku apa saja yang ada di Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang berbentuk republik. Jumlah pulau di Indonesia kurang lebih 17.000 pulau. Namun demikian, tidak semua pulau dihuni oleh manusia. Penduduk yang menempati suatu pulau tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa. Suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang terkait oleh kesadaran akan identitas perbedaan kebudayaan. Suku apa saja yang ada di Indonesia? Lalu, termasuk suku bangsa manakah kita ini?

Berdasarkan penelitian para ahli, penduduk Indonesia merupakan percampuran antara penduduk asli dan pendatang. Mereka datang dari Cina Selatan melewati Asia Tenggara menuju ke Kepulauan Nusantara. Mereka datang ke Nusantara kira-kira 2.000 - 3.000 tahun sebelum Masehi.

Di Nusantara mereka bercampur darah dengan penduduk asli dan menurunkan nenek moyang bangsa Indonesia yang menyebar ke seluruh kepulauan nusantara. Mereka terpisah di masing-masing pulau dan tidak saling bertemu. Akhirnya terciptalah suku-suku bangsa yang berbeda, budaya, dan tradisi seperti sekarang ini. Selanjutnya baca juga artikel sejarah : Asal-usul bangsa Indonesia

Suku apa saja yang ada di Indonesia

Suku Bangsa di Indonesia

Suku-suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia berasal dari beberapa ras. Ras adalah suatu golongan manusia yang mempunyai ciri fisik tertentu. Ras-ras yang dimaksud terdiri atas ras negroid, ras weddoid dan ras melayu. Mari kita bahas satu-persatu.

1. Ras Negroid
Ciri ras Negroid adalah sama dengan Tapiro di Papua, yaitu kulit hitam, rambut keriting, dan tubuh pendek.

2. Ras Weddoid
Ciri ras Weddoid sama dengan suku Kubu di Jambi, Gayo di Danau Air Tawar, Mentawai di Kepulauan Mentawai, dan Toala di Sulawesi. Mereka memiliki ciri tubuh sedang, kulit sawo matang, dan rambut hitam. Jadi, penduduk asli yang mendiami kepulauan Indonesia adalah suku bangsa Weddoid dan Negroid. Jika anda ingin tahu lebih jauh tentang Suku Mentawai, silahkan baca artikel : Tentang penduduk suku Mentawai

3. Ras Melayu
Ras Melayu merupakan pendatang yang tersebar menempati daerah di kepulauan Indonesia. Ras Melayu dianggap sebagai nenek moyang bangsa Indonesia sekarang ini. Ciri ras melayu antara lain ; berbadan tinggi ramping, kulit sawo matang, dan rambut lurus.

Ras melayu dibedakan menjadi dua golongan, yaitu Golongan melayu tua dan Golongan melayu Muda. Selengkapnya sebagai berikut :

a. Golongan Melayu Tua
Golongan melayu tua memiliki kebudayaan asli yang belum dipengaruhi oleh kebudayaan lain. Mereka menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Suku bangsa yang termasuk golongan Melayu Tua adalah sebagai berikut :
b. Golongan Melayu Muda
Golongan melayu Muda memiliki kebudayaan yang sudah dipengaruhi oleh kebudayaan lain yang dibawa oleh pedagang dan pelaut yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Suku bangsa yang termasuk golongan Melayu Muda adalah sebagai berikut :
Tidak kurang dari 300 suku bangsa mendiami kepulauan di Indonesia. Semuanya bergabung menjadi satu, yaitu satu bangsa Indonesia. Hal ini sesuai dengan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.
Read more ...

Monday, February 9, 2015

Alat musik tradisional Nusantara, warisan budaya Indonesia

Alat musik tradisional Nusantara. Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki alat musik tradisional sendiri. Alat musik tersebut biasanya digunakan untuk mengiringi lagu dan tarian daerah yang bersangkutan atau sekedar instrumen saja untuk acara-acara adat tertentu.

Nusantara ini kaya akan alat musik tradisional, nama, bentuk maupun bunyinya memiliki khas sendiri-sendiri. Misalnya saja alat musik gamelan yang berasal dari Jawa. Gamelan terdiri dari bermacam-macam jenis, misalnya kendang, rebab, gender, gong dan sebagainya.

Uniknya, setiap gamelan memiliki bentuk dan bunyi yang berbeda, cara membunyikannya pun berbeda pula. Ada yang dipukul, digesek, di tampar dan sebagainya. Setiap alat musik yang muncul atau tercipta pada suatu daerah tentunya memiliki latar belakang sejarah yang berbeda dan merupakan warisan budaya Indonesia. Sedikit-demi sedikit kami mencari referensi yang berhubungan dengan jenis alat musik tradisional tersebut.

Macam macam alat musik tradisional

Untuk kali ini, Sejarah Nasional dan Dunia akan berbagi seputar alat musik tradisional nusantara dengan berbagai bentuknya. Namun, karena terlalu banyaknya alat musik ini hanya kami sampaikan satu atau beberapa saja.

1. Aceh
Serune Kalee alat musik tradisional Aceh
Serune Kalee
Salah satu alat musik tiup yang berasal dari Aceh adalah Serune Kalee. Serune Kalee adalah sebuah alat musik tradisional khas Aceh yang berbentuk terompet, dan strukturnya mirip dengan klarinet. Serune Kalee merupakan instrumen utama pada suatu pertunjukan musik tradisional di provinsi Aceh, yang dimainkan berbarengan dengan alat musik tradisional lain

Hingga saat ini alat musik tiup Aceh ini masih digunakan di masyarakat Aceh, dan berperan besar dalam acara-acara sosial.

Serune Kalee berasal dari kata serune yang berarti alat musikn tradisional Aceh, sedangkan kalee merupakan nama desa di Laweung, Kabupaten Pidie, Aceh. Jadi Serune Kalee berarti serunai atau seruling dari daerah Kalee.

2. Sumatra
Alat musik tradisional yang berasal dari Sumatra antara lain : Aramba, doli-doli, druri dana, faritia, dan seluang.
Aramba alat musik tradisional Aceh
Aramba
Gambar di atas adalah alat musik tradisional yang bernama Aramba. Bentuknya mirip gong (alat musik Jawa), cara membunyikannya pun sama, tetapi memiliki ukuran lebih kecil.

3. Jawa
Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa antara lain : angklung, calung, gamelan, rebab, dan siter.
Gamelan Jawa Tengah
Gamelan Jawa Tengah
4. Kalimantan
Alat musik tradisional yang berasal dari Kalimantan antara lain : babun, gerdek, dan sampeak.
Sampeak alat musik tradisional Kalimantan
Sampeak
5. Sulawesi
Alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi antara lain : alosu, hapetan, kolintang, lembang, dan popondi.
Kolintang alat musik dari Sulawesi
Kolintang
6. Maluku
Alat musik tradisional yang berasal dari Maluku antara lain : floit, nafiri, tifa, dan totobuang.
Tifa alat musik dari Maluku
Tifa
Keenam alat musik tradisional nusantara di atas hanya sebagai contoh saja, jika mungkin anda mencari jenis musik lain yang ada di berbagai wilayah Indonesia, silahkan lihat selengkapnya di bawah ini :

1. Sumatera Barat
Saluang, cara memainkannya ditiup.
Saluang, alat musik dari Sumatra Barat
Saluang
2. Riau
Gambus, cara memainkannya dipetik.
Gambus, alat musik dari Riau
Gambus
3. Jambi
Gambus, cara memainkannya dipetik.

4. Sumatera selatan
Accordion, cara memainkannya dengan menggunakan kedua tangan.
Alat musik accordion Sumatera Selatan
Accordion
5. Bengkulu
Doll, cara memainkannya dipukul.
Alat musik Doll dari Bengkulu
Doll
6. Lampung
Bende, cara memainkannya dipukul.
Alat musik Bende dari lampung
Bende
7. Bangka Belitung
Gendang melayu, cara memainkannya ditepuk dengan menggunakan telapak tangan.
alat musik Gendang melayu
Gendang Melayu
8. Kepulauan Riau
Gendang panjang, cara memainkannya ditepuk.
Alat musik gendang panjang kepulauan Riau
Gendang panjang
9. Daerah khusus ibukota Jakarta
Tehyan, cara memainkannya digesek seperti biola.
Alat musik tehyan dari Jakarta
Tehyan
10. Jawa Barat
Angklung, cara memainkannya di getarkan.
Alat musik angklung Jawa Barat
Angklung
11. Daerah Istimewa Jogyakarta dan Jawa
Gamelan. Cara membunyikannya bermacam-macam, ada yang dipukul, di petik ataupun digesek.
Gamelan dari Daerah Istimewa Jogyakarta dan Jawa
Gamelan
12. Banten
Gendang, cara membunyikannya ditepuk dengan dengan telapak tangan.

13. Bali
Cengceng, cara membunyikannya diletakkan di kedua telapak tangan kemudian ditepuk hingga saling berbenturan.
Alat musik Cengceng dari Bali
Cengceng
14. Nusa Tenggara Barat
Sarone, cara membunyikannya ditiup seperti seruling.
Alat musik sarone dari Nusa Tenggara Barat
Sarone
15. Nusa Tenggara Timur
Sasando, cara memainkannya dipetik.
Alat musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur
Sasando
16. Kalimantan Barat
Tuma, cara memainkannya ditepuk dengan telapak tangan.
Alat musik Tuma dari Kalimantan Barat
Tuma
17. Kalimantan Timur
Sampek, cara memainkannya dipetik pada senarnya.
Alat musik Sampe dari Kalimantan Timur
Sampek
18. Kalimantan Tengah
Japen, cara memainkannya dipetik pada senarnya.
Alat musik Japen dari Kalimantan Tengah

19. Kalimantan Selatan
Panting, cara memainkannya dipetik pada senarnya.
Alat musik Panting dari Kalimantan Selatan
Panting
20. Sulawesi Utara
Kolintang, cara memainkannya dipukul seperti memainkan gambang.
Alat musik Kolintang dari Sulawesi Utara
Kolintang
21. Sulawesi Tengah
Ganda, cara memainkannya ditepuk dengan telapak tangan.
Alat musik Ganda dari Sulawesi Tengah
Ganda
22. Sulawesi Selatan
Keso-keso, cara memainkannya digesek pada senarnya dengan alat yang telah dikhususkan.
Alat musik Keso-keso dari Sulawesi Selatan
Keso-keso
23. Sulawesi Tenggara
Ladolado, cara memainkannya dipukul
Alat musik Ladolado dari Sulawesi Tenggara
Ladolado
24. Gorontalo
Ganda, cara memainkannya ditepuk dengan telapak tangan.
Alat musik Ganda dari Gorontalo
Ganda
25. Sulawesi Barat
Talindo, cara memainkannya dipetik.
Alat musik Talindo dari Sulawesi Barat
Talindo 
26. Maluku
Nafiri, cara memainkannya ditepuk.
Alat musik nafiri dari Maluku
Nafiri
27. Maluku Utara
Fu, cara memainkannya ditiup.
Alat musik Fu dari Maluku Utara
Fu
28. Papua Barat
Guoto, cara memainkannya dipetik.
Alat musik Guoto dari Papua Barat
Guoto
29. Papua
Tifa, cara memainkannya ditepuk.
Alat musik Tifa dari Papua
Tifa
Itulah Alat musik tradisional Nusantara yang merupakan warisan budaya Indonesia tak ternilai harganya. Meskipun jenis alat musik tradisional tersebut tampak sederhana dan lugu, namun tahukah anda bahwa tak ada duanya di dunia? Hal ini terbukti banyak orang barat justru belajar memainkan alat-alat musik tersebut.

Mohon maaf jika ada kekurangan, semoga ini menjadikan manfaat bagi anda yang sedang mencari artikel tentang alat musik tradisional yang ada di nusantara ini.








Read more ...

Contoh lagu daerah di Indonesia

Setiap daerah di Indonesia memiliki lagu daerah yang khas. Lagu daerah menggunakan syair dengan bahasa daerah asalnya.

Jika kita mendengar lagu-lagu tersebut rasanya asing, tetapi jika kita telaah lebih dalam lagu tersebut sebenarnya menyiratkan banyak hal tentang masyarakat atau suku asal mula lagu daerah ini.

Selain itu, lagu daerah Indonesia terasa unik tak ada duanya di dunia. Jika kita sadari lebih dalam ternyata negeri ini terlalu kaya dengan seni dan budaya. Namun, karena lagu daerah merupakan lagu lama yang sederhana, tak banyak kawula muda yang tertarik untuk melestarikannya.

Padahal, adanya lagu tersebut pastilah ada latar belakang sejarahnya. Mengapa bisa ada lagu daerah dengan coraknya masing-masing.

Contoh lagu daerah di Indonesia

Berikut contoh lagu daerah dari beberapa provinsi di Indonesia :

  1. Aceh : Bungong Jeumpa
  2. Sumatra Utara : Butet, Dago Inang Sare, Lisoi, Meriam Tomong, dan Rambadia.
  3. Sumatra Barat : Kampuang Nan Jauh di Mato
  4. Riau : Soleram
  5. Lampung : Lipang Lipangdang
  6. DKI Jakarta : Kicir-kicir
  7. Jawa Barat : Manuk Dadali
  8. Jawa Tengah : Gundhul-gundhul Pacul
  9. Jawa Timur : Keraban Sape, Tanduk Makeng, Rek Ayo rek
  10. Bali : Macepet-cepetan
  11. NTT : Anak Kambing Saya
  12. Kalimantan Selatan : Ampar-Ampar Pisang, Saputangan Bapundu Ampat.
  13. Sulawesi Tengah : Tondok Kadindangku, Tope Gugu.
  14. Sulawesi Selatan : Angin Mamiri
  15. Maluku : Burung Tantina, Goro-Gorone, Huhatee, Kole-Kole, Mande-Mande, Ole Sioh, Rasa Sayang-Sayange.
  16. Papua : Apuse
Lagu-lagu daerah di atas hanya sebagain kecil saja. Masih banyak lagu-lagu daerah yang unik di negeri ini, sebagai contoh lagu dolanan Jawa Tengah yang mencerminkan keluguan anak-anak Jawa Tengah khususnya, seperti : Kidang Talun, Cublak cublak suweng, angon bebek dan lain-lain. Jika mungkin anda tertarik lagu-lagu Jawa Tengah silahkan kunjungi blog Javanese art and culture.

Begitu kayanya negeri ini dengan berbagai adat budaya, silahkan baca juga :

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Contoh lagu daerah di Indonesia, semoga menambah catatan anda untuk negeri ini.
Read more ...

Sunday, February 8, 2015

Contoh tarian adat suku di Indonesia

Setiap daerah di Indonesia memiliki jenis tariannya yang khas. Tarian ini biasanya dipertunjukkan pada saat upacara adat, menerima tamu agung, menjamu para wisatawan, atau acara-acara khusus yang diadakan oleh suatu suku.

Sebagai contoh tarian adat yang dimiliki suku-suku di Indonesia adalah sebagai berikut :
1. Tarian adat Aceh (NAD)
Tari seudati, tari saman, tari, meuseukat, dan tari pukat
Tari Seudati dari Aceh
Tari Seudati dari Aceh
2. Tarian adat Jawa Barat
Tari topeng kuncaran, tari merak, dan tari jaipong.
Tari Merak dari Jawa Barat
Tari Merak dari Jawa Barat
3. Tarian adat Kalimantan Timur
Tari gong, tari perang, tari hudog, dan tari balian.
Tari gong Kalimantan Timur
Tari gong Kalimantan Timur
4. Tarian adat Nusa Tenggara Barat
Tari mpaalenggo, tari batunganga, dan tari mpaa sampari
Tari mpaalenggo Tarian adat Nusa Tenggara Barat
Tari mpaalenggo Tarian adat Nusa Tenggara Barat
5. Tarian adat Sulawesi Utara
Tari maengket, tari polopalo, dan tari cakalele.
Tari maengket Tarian adat Sulawesi Utara
Tari maengket Tarian adat Sulawesi Utara
6. Tarian adat Sumatra Barat: Piring, Payung, Tabuk
7. Tarian adat Riau : Joged, Lambak, Tandak
8. Tarian adat Lampung : Janget, Melinting
9. Tarian adat DKI Jakarta : Yapong, Topeng
10. Tarian adat Jawa Tengah : Serimpi, Bambangan Cakil, Gambyong
11. Tarian adat Jawa Timur : Reog Ponorogo, Remong
12. Tarian adat Bali : Legong Jobog, Kecak
13. Tarian adat Kalimantan Selatan : Radab Rahayu
13. Tarian adat Sulawesi Selatan : Kipas, Bosara
14. Tarian adat Maluku : Cakalele, Lenso
15. Tarian adat Papua : Musyoh

Baca juga Contoh pakaian adat suku di Indonesia

Itulah beberapa contoh tarian adat suku bangsa yang ada di Indonesia. Masih banyak tarian-tarian adat yang belum bisa kami sebutkan satu-persatu. Tetapi paling tidak kita lebih banyak mengetahui kekayaan budaya yang ada di negeri ini.
Read more ...

Contoh pakaian adat suku di Indonesia

Pakaian adat merupakan pakaian daerah yang biasanya dipakai oleh masyarakat daerah tertentu pada sebuah acara khusus, misalnya pernikahan atau upacara adat.

Warna, corak, dan bentuk pakaian adat satu daerah dengan daerah lain beraneka ragam. Ini menunjukkan kekayaan budaya pakaian adat di Indonesia.

Adapun beberapa contoh pakaian adat dari provinsi di Indonesia antara lain sebagai berikut :
1. Pakaian adat Sumatra
Baju teluk belanga dan saluak.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenakan pakaian adat teluk belanga
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
mengenakan pakaian adat teluk belanga ketika berkunjung
di Istana Buckingham, Inggris
2. Pakaian adat Jawa Tengah
Tutup kepala pria yang bernama blangkon, baju wanita kebaya, dan baju pria beskap.
Pakaian adat pengantin Jawa Tengah
Pakaian adat pengantin Jawa Tengah
3. Pakaian adat Kalimantan Tengah
Topi berhiaskan bulu enggang, rompi, kain tenun sebatas lutut, tameng, kalung manik-manik, dan ikat pinggang.
Pakaian adat Kalimantan Tengah
Pakaian adat Kalimantan Tengah
4. Pakaian adat Sulawesi Selatan
Baju bodo, baju ponco, dan baju labbu.
Pakaian adat Sulawesi Selatan
Pakaian adat Sulawesi Selatan
5. Pakaian adat Papua
Koteka, sarare, manik-manik, hiasan kepala bulu cendrawasih, penutup dada dari kain, dan pakaian berumbai.
Pakaian adat Papua
Pakaian adat Papua
Itulah beberapa contoh pakaian adat yang dimiliki berbagai suku bangsa di Indonesia, semoga menjadi tambahan wawasan pengetahuan.
Read more ...

Suku bangsa yang menempati pulau besar di Indonesia

Suku bangsa merupakan sekumpulan masyarakat yang memiliki kebiasaan dan budaya yang sama. Suku bangsa juga disebut sebagai ras atau asal-usul suatu suku. Bangsa Indonesia terdiri atas lebih dari 400 suku bangsa, jika diteliti secara rinci mungkin banyak sekali. Karena di setiap pulau besar dan kecil di Indonesia terdapat suku bangsa dengan masing-masing budayanya.

Di bawah ini kami sampaikan nama-nama suku bangsa yang berada di pulau-pulau besar saja, dan setidaknya di kenal di Indonesia. Suku bangsa yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Suku di Pulau Sumatra, antara lain sebagai berikut :
  • Aceh
  • Batak
  • Caniago
  • Darat
  • Guci
  • Hutan
  • Jambi
  • Karo
  • Lematang
  • Mandailing
  • Melayu
  • Minangkabau
  • Nias
  • Orang Laut
  • Palembang
  • Riau
  • Sekah Tamiang
  • Utan

2. Suku di Pulau Jawa, antara lain sebagai berikut :
  • Bawean
  • Betawi
  • Jawa
  • Kangean
  • Madura
  • Osing
  • Samin
  • Sunda
  • Tengger
3. Suku di Pulau Kalimantan, antara lain sebagai berikut :
  • Abai
  • Banjar
  • Dayak
  • Iban
  • Kahayan
  • Lawangan
  • Melanau
  • Ngayu
  • Ot Danum Punan
  • Patai
  • Saputan
  • Tangalan
  • Uma Suling
4. Suku di Pulau Sulawesi, antara lain sebagai berikut :
  • Ampana
  • Balatan
  • Gimpu
  • Kadipan
  • Lambatu
  • Makassar
  • Pakambia
  • Rampi
  • Sadang
  • Talaud
  • Wanji
5. Suku di Pulau Maluku, antara lain sebagai berikut :
  • Alituru
  • Bacan
  • Damar
  • Furuaru
  • Galela
  • Halmahera
  • Kayoa
  • Loda
  • Makian
  • Nila Teun Serui
  • Patani
  • Roma Dama
  • Selaru
  • Tali Abu
6. Suku di Pulau Papua, antara lain sebagai berikut :
  • Asmat
  • Batanta
  • Dani
  • Genyem
  • Hattam
  • Sha
  • Jakui
  • Kapauku
  • Mairasi
  • Numfor
  • Pantai Timur
  • Salawati
  • Teluk Jayapura
  • Waigeo
Suku bangsa yang menempati pulau besar di Indonesia
Suku Dayak, merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia yang menempati pulau Kalimantan

Sebagai contoh anda bisa membaca sedikit ulasan tentang suku di Indonesia pada tautan di bawah ini:


Itulah beberapa suku bangsa yang ada di Indonesia dan cukup di kenal di masyarakat nusantara ini. Semoga menjadi tambahan wawasan keberagaman penduduk Indonesia.
Read more ...